16 Maret 2013

Istilah-istilah dalam jaringan


Tugas Desain dan Manajemen Jaringan
Oleh:
Ponco Warni
321110021
Deskripsi dari beberapa istilah
Baseband adalah single chanel on cable. Biasanya untuk transmisi digital. Salah satu contoh base band adalah Ethernet.
Broadband adalah multiple chanel on cable. Biasanya untuk transmisi analog dan berkecepatan tinggi. Teknologi ini mampu menggabungkan lebih dari satu channel ke dalam transmisi komunikasi.  Teknologi yang tergolong dalam jenis ini diantaranya adalah sinyal televisi, televisi kabel, satelit, SONET, dlsb. istilah ini juga dikenal dengan Wideband channel.
Ethernet adalah sistem jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet adalah implementasi metoda CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University diatas kabel coaxial. Teknologi ini merupakan sebuah teknologi physical dan data link layer untuk LAN. Ethernet ditemukan oleh Insinyur Robert Metcalfe
10Base2, juga dikenal sebagai ThinNet, adalah satu dari 2 spesifikasi Ethernet yang menggunakan kabel koaksial. Dengan Kecepatan 10Mbps, dan panjang jaringan mencapai 185 meter. Teknologi ini dapat mendukung sampai tiga buah host dalam satu buah segmen. Menggunakan topologi bus baik secara fisik maupun logic dengan konektor AUI. Angka 10 berarti 10 Mbps, base berarti teknologi baseband dan angka 2 berarti hampir 200 meter. Kartu Ethernet 10Base2 menggunakan konektor BNC (British Naval Conector) dan konektor-T untuk koneksi jaringan.
10Base5  mirip dengan 10 Base 2. Perbedaannya yaitu penggunaan tipe kabel dan media konektor yang berbeda. 10 Base 5 dikenal dengan ThickNet karena menggunakan kabel koaksial RG-8. Dengan Kecepatan 10Mbps dan  panjang mencapai 300 meter. Menggunakan topologi bus secara fisik dan logic dengan konektor-konektor AUI. Dapat mencapai 2500 meter dengan beberapa repeater dan bisa untuk 1024 pengguna untuk semua segmen.
10Base T adalah salah satu form Ethernet yang paling umum. 10 Base-T menawarkan electrical properties yang lebih baik dari ThickNet ataupun ThinNet, karena kabel 10Base T memanfaatkan kabel UTP dari pada koaksial. 10Base T membuktikan harga yang lebih efektif dari pada aternative lain seperti kabel fiber optic.
10 Base-FL runs over 62.5/125 micron multimode fiber optic cable. 10Base FL mensupport jarak 2000 meter atau setara 6600 feet. 10 Base-FL adalah kaberl dalam topologi star dengan seluruh fiber optic berjalan berasal dari hub pusat.
Fast ethernet mensupport sebuah data rate maksimum 100Mbps. Dinamakan demikian karena teknologi Ethernet asli hanya mensupport 10 Mbps. Fast Ethernet mulai dikembangkan secara luas pada pertengahan tahun 90-an.
Gigabit Ethernet adalah anggota dari Ethernet. Gigabit Ethernet standar mendukung sebuah maksimum teoritikal data rate 1 gigabit per detik(Gbps) atau 1000 Mbps.
10-Gigabit Ethernet (10GBASE-T) adalaj sebuah teknologi komunikasi yang menawarkan kecepatan data hingga 10 miliar bit per detik. 10 Gigabit Ethernet dideskipsikan sebagai sebuah teknologi “disruptive” yang menawarkan sebuah pendekatan “more efficient and less expensive” untuk memindah data dalam koneksi bacbone dengan jaringan sementara menyediakan teknologi end to end yang konsisten.


Sumber-sumber:
compnetworking.about.com/cs/ethernet1/g/bldef_ethernet.htm
compnetworking.about.com/od/ethernet/l/bldef_fastether.htm
compnetworking.about.com/cs/gigabitethernet/g/bldef_gigaenet.htm
http://compnetworking.about.com/od/ethernet/l/aa102900b.htm
http://www.maznets.com/tech/10basefl.htm
http://puancek.blogspot.com/2011/04/perbedaan-media-transmisi-10-base2-10.html

thanks buat sumber-sumber diatas yang jadi inspirasi

11 Desember 2012

Perkembangan ERP di UMKM Indonesia


UMKM atau Usaha mikro kecil dan menengah merupakan salah satu tulang punggung ekonomi Indonesia. Menurut wikipedia, jumlah UMKM hingga tahun 2011 saja telah mencapai sekitar 52 juta. Hasil UKM sendiri menyumbang 60% dari PDB(Produk Domestik Bruto). UMKM pun dapat menyediakan lapangan kerja dan menampung 97 % tenaga kerja.
Karena jumlahnya yang banyak, maka UMKM sendiri harus bersaing dan mencari keunggulan kompetitif. Namun, untuk mewujudkan hal itu, UMKM masih terbentur masalah-masalah yaitu finansial dan sumber daya. Semua kegiatannya pun banyak yang dilakukan secara manual.
Masih manualnya kegiatan di UMKM ini sangat kontras dengan perkembangan teknologi yang semakin menjadi-jadi. Sebenarnya, jika kesadaran akan penggunaan teknologi di UMKM tinggi, maka UMKM di Indonesia akan lebih berkembang lagi. Penggunaan teknologi ini seperti penerapan ERP. Hal ini didukung oleh pendapat Yuswohady dalam detik.com. Dalam artikel tersebut, beliau mengatakan bahwa “UKM di Indonesia jumlahnya 50 juta. Yang non-pertanian ada 25 juta. Kalau mereka bisa di-enabler business process-nya menggunakan cloud computing, CRM, inventory management, dan ERP, seharusnya bisa lebih maju lagi.”
Perlu diketahui, ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan modul-modul software yang terintegrasi satu sama lain. Modul –modul dalam ERP ini biasanya paket lengkap yang terintegrasi. Mulai dari Sales and Marketing(Penjualan), Supply Chain Management(Proses manufaktur), Financial and Accounting (Sangkut paut dengan Akuntansi), Human Resource(Kepegawaian). Karena kelengkapan dan integrasi modul-modulnya, maka ERP dapat memudahkan dan memfasilitasi UMKM dalam proses bisnis nya yang terus berlangsung.
Tapi untuk mendapatkan paket lengkap ERP tentu ada yang harus dikorbankan. Seperti perubahan proses bisnis yang harus disesuaikan dengan ERP itu sendiri. Selain itu, harga ERP bisa dibilang tidak murah. UMKM harus merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli software ERP ini. Dan hasilnya belum tentu cocok dengan harapan mereka.
Banyak UMKM yang sudah mengorbankan penghasilannya demi mengimplementasikan ERP. Menurut swa.co.id, dalam artikel nya berjudul UKM pun Pantas Pakai ERP, ada beberapa UMKM yang mengimplementasikan ERP. Disana juga dijelaskan manfaat UMKM bila mengimplementasikan software tersebut.
Dari artikel tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa memang sebagian UMKM belum sadar sepenuhnya akan kebutuhan terhadap teknologi khususnnya ERP. Namun, UMKM yang sudah mengimplementasikan ERP dan berhasil, usahanya menjadi semakin lancar. Ini berarti, seiring dengan berjalannya waktu, UMKM semaikn sadar dengan ERP sebagai kebutuhan mereka untuk terus berkembang dan mampu berkompetisi di industri.


Sumber:
http://swa.co.id/technology/ukm-pun-pantas-pakai-erp
http://inet.detik.com/read/2010/12/14/172232/1524684/328/ukm-indonesia-bisa-maju-seperti-ukm-korea?id771108bcj
http://id.wikipedia.org/wiki/Usaha_Kecil_dan_Menengah

dan sebuah jurnal yang berjudul "Peta REncana(Road Map) Riset Enterprise REsource Planning(ERP) denga Fokus Riset Pada Usaha Kecil  dan Menengah(UKM) "

ngepost dari  6 Desember 2012 gagal, baru sadar dan repost pada 12 Desember 2012

Manajemen proses- Linux - Debian





Makalah Sistem Operasi




“MANAJEMEN PROSES LINUX DEBIAN”
Oleh :
Ponco Warni / 321110021
Victor Daud H. / 321110025



November 2012
Universitas Ma Chung
Malang


Sekilas Debian                                                                                                   
Debian adalah sistem operasi bebas yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer sukarela(pengembang Debian) yang tergabung dalam Proyek Debian.
Sistem operasi Debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel Linux, sehingga populer dengan nama Debian GNU/Linux.
Sistem operasi Debian yang menggunakan kernel Linux merupakan salah satu distro Linux yang populer dengan kestabilannya. Dengan memperhitungkan distro berbasis Debian, seperti Ubuntu, Xubuntu, Knoppix, Mint, dan sebagainya, maka Debian merupakan distro Linux yang paling banyak digunakan di dunia

Jenis proses di Linux Debian                                                                             
Proses – proses id yang diciptakan oleh kernel antara lain :
Interactive : Diprakarsai oleh sebuah shell dan berjalan dalam foreground dan Background. 

Batch : Secara tipical merupakan sebuah seri dari proses-proses yang
dijadwalkan untuk dieksekusi pada suatu waktu tertentu
.

Daemon : Secara tipikal diinisialisasi saat boot untuk membentuk fungsi-fungsi
sistem yang dibutuhkan, seperti LPD, NFS dan DNS

Proses Interaktive terdiri dari atas :
- Proses fireground adalah suatu proses yang ketika berjalan, shell tidak menampilkan prompt hingga proses berakhir.
- Proses background adalah suatu proses yang sewaktu-waktu berjalan, pemakai tetap dapat memberikan perintah yang lain. Sebab begitu perintah background diberikan (setelah di tekan ENTER), prompt akan ditampilkan kembali dan shell siap menerika perintah berikutnya.

Linux telah memiliki dua algoritma penjadwalan proses yang terpisah satu sama lain. Algoritma yang pertama adalah algoritma time-sharing untuk penjadwalan preemptive yang adil diantara sekian banyak proses. Sedangkan algoritma yang kedua didesain untuk tugas real-time dimana proritas mutlak lebih utama daripada keadilan mendapatkan suatu pelayanan.
Untuk proses time-sharing, Linux menggunakan teknik prioritas, sebuah algoritma yang berdasarkan pada kupon. Tiap proses memiliki sejumlah kupon penjadwalan; dimana ketika ada kesempatan untuk menjalankan sebuah tugas, maka proses dengan kupon terbanyaklah yang mendapat giliran. Setiap kali terjadi interupsi waktu, proses yang sedang berjalan akan kehilangan satu kupon; dan ketika kupon yang dimiliki sudah habis maka proses itu akan ditunda dan proses yang lain akan diberikan kesempatan untuk masuk.

Penjadwalan waktu nyata Linux masih tetap lebih sederhana. Linux, menerapkan dua kelas penjadwalan waktu nyata yang dibutuhkan oleh POSIX 1.b: First In First Out dan round-robin. Pada keduanya, tiap proses memiliki prioritas sebagai tambahan kelas penjadwalannya. Dalam penjadwalan time-sharing , bagaimanapun juga proses dengan prioritas yang berbeda dapat bersaing dengan beberapa pelebaran; dalam penjadwalan waktu nyata, si pembuat jadwal selalu menjalankan proses dengan prioritas yang tinggi. Diantara proses dengan prioritas yang sama, maka proses yang sudah menunggu lama, akan dijalankan.
Perbedaan satu - satunya antara penjadwalan FIFO dan round-robin adalah proses FIFO akan melanjutkan prosesnya sampai keluar ataupun diblokir, sedangkan proses round-robin akan dipreemptivekan setelah beberapa saat dan akan dipindahkan ke akhir antrian, jadi proses round-robin dengan prioritas yang sama akan secara otomatis membagi waktu jalan antar mereka sendiri.


File system atau manajemen file adalah metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisir file pada disk atau partisi. File system juga dapat diartikan sebagai partisi atau disk yang digunakan untuk menyimpan file-file dalam cara tertentu. Cara memberi suatu file system ke dalam disk atau partisi dengan cara melakukan Format.
File system Linux kebanyakan menggunakan ext2 (baca: second extended) atau ext3, file system yang tidak mengalami fragmentasi seperti halnya file system windows (FAT/FAT32). Ext2 juga memiliki system security yang baik dengan menerapkan access permission untuk owner, group owner, dan other.
ATRIBUT :
Setiap sistem dalam manajemen file mempunyai sistem atribusi yang berbeda- beda, namun pada dasarnya di linux mempunyai atribut seperti berikut ini:
• Nama: Nama berkas simbolik ini adalah informasi satu-satunya yang disimpan dalam format yang dapat dibaca oleh pengguna.
• Indentifiers: Tanda unik ini yang biasanya merupakan sebuah angka, mengenali berkas didalam sebuah berkas; tidak dapat dibaca oleh peng- guna.
• Tipe: Informasi ini diperlukan untuk sistem-sistem yang mendukung tipe berbeda (misal: .tar.gz pada kompresi, .tex pada dokumen latex).
• Lokasi: Informasi ini adalah sebuah penunjuk pada sebuah device terse- but(misal: harddisk, UFD(usb flashdisk), floppy, DVD rom dll).
• Ukuran: Ukuran dari sebuah berkas (dalam bytes, words, atau, blocks)
dan mungkin ukuran maksimum dalam atribut juga.
• Permission : Informasi yang menentukan siapa yang dapat melakukan read, write, execute, dan lainnya.
• Waktu dan identifikasi pengguna : informasi ini dapat disimpan un- tuk pembuatan berkas, modifikasi terakhir, dan penggunaan terakhir. Data-data ini dapat berguna untuk proteksi, keamanan, dan monitoring pengggunaan.
Jenis – Jenis File.
Ada 3 jenis file yaitu :
  1. File Reguler
Menyimpan data, aplikasi, sumber dokumen, grafik, aplikasi objek, dan sebagainya.
  1. Directory
File yang berisi daftar nama file dan bilangan inode dari masing-masing file.
  1. File khusus
File yang umumnya menyatakan suatu piranti (perangkat keras).
Penamaan file atau directory pada dasarnya adalah bebas, namun ada beberapa ketentuan :
·         Semua karakter kecuali /(slash) boleh digunakan
·         Beberapa karakter yang sebaiknya tidak digunakan : ? @ # $ % ^ & * ( ) [ ] ’ ” < >  spasi tab dan backspace
·         Case Sensitive
·         Max 14 karakter
·         Jangan menggunakan karakter dot (.) dan dot dot (..) karena telah memiliki arti khusus
Izin akses suatu File (File Permission)
Linux merupakan sistem operasi yang bekerja secara multiuser sehinggga setiap file maupun directory dalam Linux memiliki identitas kepemilikan. Identitas kepemilikan ini dibagi menjadi tiga kelas, yaitu :
·         Owner : pengguna yang menciptakan file (pemilik file)
·         Group : Kelompok
·         Other : pengguna diluar owner dan group
Hak Akses terhadap suatu file merupakan fasilitas sekuriti Linux yang berarti bahwa setiap file memiliki informasi untuk megatur siapa yang berhak membaca, menjalankan atau mengubah file tersebut. Model akses terhadap suatu file dibedakan menjadi tiga yaitu :
·         Read (r) : file dapat dibaca
·         Write (w) : file dapat dimodifikasi
·         Execute (x) : file dapat dieksekusi
Memori manajemen merupakan salah satu bagian terpenting dalam sistem operasi. Karena adanya keterbatasan memori, diperlukan suatu strategi dalam menangani masalah ini. Jalan keluarnya adalah dengan menggunakan memori virtual. Dengan memori virtual, memori tampak lebih besar daripada ukuran yang sebenarnya. 
Dengan memori virtual kita dapat:
1. Ruang alamat yang besar
Sistem operasi membuat memori terlihat lebih besar daripada ukuran memori sebenarnya. Memori virtual bisa beberapa kali lebih besar daripada memori fisiknya. 
2. Pembagian memori fisik yang dil
Manajemen memori membuat pembagian yang adil dalam pengalokasian memori antara proses-proses. 
3. Perlindungan
Memori manajemen menjamin setiap proses dalam sistem terlindung dari proses-proses lainnya. Dengan demikian, program yang crash tidak akan mempengaruhi proses lain dalam sistem tersebut. 
4. Penggunaan memori virtual bersama
Memori virtual mengijinkan dua buah proses berbagi memori diantara keduanya, contohnya dalam shared library. Kode library dapat berada di satu tempat, dan tidak dikopi pada dua program yang berbeda. 



Sumber :
  Handaya, Wilfridus B.T., dkk. Linux System Administrator. 2010. Bandung : Informatika.

19 November 2012

Konflik dalam organisasi

Dalam kehidupan berorganisasi, kita pasti pernah mengalam8i konflik.Sebuah konflik dapat diakibatkan oleh gesekan, perbedaan, atau pertentangan antara dua pihak atau lebih.
Sama seperti orang yang sedang tarik tambang, merek berkonflik. Orang-orang yang sedang tarik tambang, mereka pasti mempertahankan posisi dan berusaha menang. Pihak-pihak yang berkonflikpun pasti akan mempertahankan argumen, opini, atau pendapat masing-masing. Dan merka pasti sama-sama ingin memenangkan argumen masing-masing.
Sebenarnya, masiing-masing pihak tidak ada yang salah. opini mereka semua benar. Hal itu karena pihak-pihak tersebut memandang 1 hal dalam 2 sudut pandang yang berbeda. Dan semua jadi kelihatan salah bila dilihat dari sudut pandang lain.

18 November 2012

Mind Map Financial accounting

Kali ini kami menyajikan Mindmap Dari
Bagian Finance....
Di mana di bagian Finance ini Fitter Snacker
masih membutuhkan sistem akuntansi,
database, dan SI yang terintergrasi
Sistem akuntansi dibutuhkan untuk untuk
merekam transaksi dan
menghasilkan laporan keuangan, kemudian
untuk database yang terintegrasi
tentunya untuk merekam data keuangan
dan biaya yang bermanfaat, dan yang
terakhir adalah SI yang terintegrasi yang
mempunyai fungsi dalam manajemen
reporting.